Terkait Malware, Ini Tanggapan Infinix Indonesia

Seperti diinformasikan sebelumnya, sebuah badan keamanan cyber bernama Bitsight Techology menemukan fakta bahwa hampir 3 juta smartphone Android di pasaran rentan terhadap serangan malware.

Dari data yang dilaporkan Bitsight, serangan ini ‘sangat mengerikan’. Lewat malware yang disusupkan ke smartphone, hacker bisa mengontrol secara penuh smartphone yang terinfeksi. Diantaranya bisa juga mengirimkan informasi  yang bersifat sensitif milik pengguna  ke server hacker yang salah satunya berada di China.

Dilansir dari PhoneArena, laporan Bitsight ini juga sempat dimuat di The New York Times yang mengatakan software tertentu dari sebuah perusahaan China bernama Shanghai Adups Technology, menjadi  akses pintu belakang  (back doors) pada perangkat  berbasis  OS Android.

Dari deretan merek smartphone yang terindikasi terinfeksi malware, Infinix masuk kedalam salah satunya. Marcia Sun, South East Asia Regional Manager Infinix Mobilitymengatakan,”Terkait adanya informasi serangan malware di produk Infinix, kami akan menindaklanjutinya dan segera akan melakukan investigasi”.

Marcia menambahkan,”Jika memang terbukti ada, kami akan memperbaikinya dan mengeluarkan update terbaru untuk produk-produk yang terinfeksi tersebut secepatnya”.

Dari data advisory CERT yang dikeluarkan oleh Departemen of Homeland Security, mencatat ada beberapa produk Infinix yang terinfeksi malware diantaranya Infinix Hot X507, Hot 2 X510, Zero X506 dan Zero 2 X509. Rata-rata, produk tersebut sudah hadir di pasaran Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Bent Arfa [admin Jualcytotecmisoprostol.com]