Tag: aborsi

Bagaimana mengetahui kehamilan anda berlanjut?

Kehamilan yang berlanjut adalah kehamilan yang berkembang bahkan setelah penggunaan Misoprostol. Dalam kasus ini, aborsi benar-benr gagal dan perempuan tetap hamil. Bahkan meski anda mengalami perdarahan, kehamilan dapat berlanjut. Perdarahan tidak berarti aborsi anda telah sukses. Jika anda masih merasakan gejala-gejala kehamilan seperti nyeri payudara atau mual, anda mungkin mengalami kehamilan yang berlanjut. Lakukan USG atau tes kehamilan tiga minggu kemudian untuk memastikan kehamilan telah berakhir. Kebanyakan tes kehamilan yang dilakukan 3 minggu setelah aborsi bisa dipercaya. Penting untuk menunggu 3 minggu setelah aborsi karena hormon kehamilan masih tertinggal dalam tubuh dan dapat menghasilkan tes kehamilan yang masih positif. Jika anda mengalami kehamilan yang berlanjut setelah melakukan aborsi medis, anda dapat mencoba metode aborsi medis kembali atau melakukan aborsi lewat operasi. Karena Misoprostol dapat meningkatkan resiko kecacatan, kami menyarankan perempuan dengan kehamilan yang berlanjut untuk melakukan aborsi secara medis atau operasi untuk menghentikan kehamilan

Mengapa sebaiknya didampingi selama proses aborsi medis dan bagaimana jika tetap dilakukan sendirian?

Anda sangat disarankan untuk menggunakan obat-obatan dengan didampingi orang yang anda percaya. Namun, jika anda memilih melakukan aborsi seorang diri, hal ini belum tentu berbahaya. Pastikan anda berada dekat dengan alat komunikasi sehingga dapat menghubungi petugas medis. Anda harus pertimbangkan untuk memberitahu seseorang (tetangga, keluarga, atau orang yang berada dekat) bahwa anda sedang merasa tidak enak badan dan akan beristirahat. Minta mereka untuk sesekali menengok keadaan anda sesudah menggunakan Misoprostol. Dengan begitu seseorang bisa mengetahui jika anda mengalami komplikasi dan dapat membantu, tapi mereka tidak perlu tahu anda melakukan aborsi. Anda dapat beralasan bahwa mungkin anda keguguran.

Sumber ilmiah:

Sebuah kajian yang menguji efektifitas dan penggunaan Misoprostol di rumah dilakukan di Vietnam dan Tunisia. Dalam kajian ini, 22% perempuan di Vietnam dan 24% perempuan di Tunisia tidak didampingi siapapun saat menggunakan Misoprostol. Hal ini tidak berdampak pada angka kegagalan, komplikasi, atau efek samping yang lebih tinggi.
Jika seorang perempuan sedang melakukan aborsi medis, lebih baik kalau ia dapat menemukan orang yang dipercaya untuk mendampingi selama proses. Apabila ia mengalami efek samping yang parah (nyeri, kram, perdarahan, demam, mual, muntah, atau diare yang berkepanjangan atau parah) maka ada orang yang bisa membantu memperoleh bantuan medis.

Hingga usia kehamilan berapa minggu anda dapat melakukan aborsi medis?

Anda dapat melakukan aborsi medis hingga usia kehamilan 16 minggu.

Sumber ilmiah:

Aborsi medis pertama kali ditawarkan sebagai metode penghentian kehamilan pada awal trimester pertama (beberapa peraturan menetapkan 7 minggu atau kurang, sedang yang lain menetapkan 9 minggu atau kurang). Saat ini telah banyak bukti menunjukkan aborsi medis efektif dilakukan hingga usia kehamilan 16 minggu dan telah sukses digunakan selama kehamilan trimester kedua. Pada tahun 2004, “The Royal College of Obstetricians and Gynaecologists dalam panduan klinis berbasis bukti menyatakan bahwa regimen medis Mifepristone yang dikombinasi dengan Misoprostol aman dan efektif digunakan sebagai alternatif aborsi secara bedah pada usia kehamilan 9-16 minggu.

© Bent Arfa [admin Jualcytotecmisoprostol.com]