Lawan Perdana Timnas, Seperti Apa Kekuatan Thailand?

Sabtu, 19 November 2016 | 11:10 WIB

Lawan Perdana Timnas, Seperti Apa Kekuatan Thailand?

Pelatih Timnas Thailand Kiatisuk ‘Zico’ Senamuang. (liputan6)

TEMPO.CO, Jakarta –  Tim nasional Thailand akan menjadi lawan Timnas Indonesia dalam turnamen Piala AFF  di Philippine Sports Stadium, Ciudad de Victoria, Bulacan, Sabtu ini. Lalu seperti apa kekuatan Thailand?  
Mereka tak ingin sekadar menjadi kontestan di turnamen Piala AFF 2016. Tim yang dilatih Kiatisuk Senamuang ini bahkan bertekad mempertahankan trofi Piala AFF yang mereka raih dua tahun lalu.

Zico, panggilan Kiatisuk Senamuang, mengatakan membawa trofi Piala AFF 2016 ke Bangkok adalah cara tim nasional untuk menghormati baginda raja mereka, Bhumibol Adulyadej, yang mangkat 13 Oktober lalu.

“Dua tahun lalu, ia menyaksikan dan mendukung kami hingga menang. Kami berharap ia akan melihat permainan kami dari Surga,” kata Zico, dalam jumpa pers di Manila, Filipina, kemarin.

Selain dengan Indonesia, Thailand bergabung dalam Grup B bersama Singapura dan Filipina. Anak didik Zico akan menghadapi musuh pertama, Indonesia, dalam pertandingan hari ini, di Philippine Sports Stadium, Ciudad de Victoria, Bulacan.

Zico memboyong 23 pemain dalam Piala AFF tahun ini. Skuad tersebut tak jauh berbeda dengan tim yang ia siapkan untuk meladeni Australia dalam putaran final Grup B kualifikasi Piala Dunia 2018, Selasa lalu.

Pelatih 43 tahun itu hanya mencoret satu nama pemain yakni bek Nattapon Malapun. Posisi pemain klub Chonburi FC itu digantikan Koravit Namwiset dari Buriram United. Dalam skuad tersebut, Zico hanya membawa dua penyerang murni, yakni Teerasil Dangda dan Siroch Chatthong.

Melawan Indonesia, Zico tak mau menganggap enteng lawan. Bagi dia, Indonesia merupakan salah satu tim kuat di kawasan Asia Tenggara. “Tugas berat bagi kami ketika bersaing dengan Indonesia,” kata mantan striker tim nasional Thailand periode 1992-2007 itu.

Menurut Zico, Indonesia di bawah asuhan Alfred Riedl punya persiapan yang cukup matang. Buktinya, Indonesia menggelar empat kali melawan Malaysia, Vietnam, dan Myanmar. Zico pun mengaku telah memantau pertandingan uji coba Indonesia, termasuk saat kalah melawan Vietnam dengan skor 2-3, Selasa pecan lalu.

Tak bisa dipungkiri hasil menahan imbang Australia dengan skor 2-2 menjadi penyemangat tim yang berjuluk Gajah Perang itu. Hasil tersebut seakan menjadi pengingat bagi lawan jika Thailand berada satu level di atas tim lain di kawasan Asia Tenggara.

Zico mengatakan formasi timnya di Piala AFF 2016 tak akan sama seperti saat Thailand melawan Australia. Kala melawan tim berjuluk Socceroos itu, Thailand memakai formasi 3-5-2.

“Untuk melawan ASEAN kami akan bermain formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3. Kami bisa lebih efektif dalam menyerang maupun bertahan,” kata Zico.

Gelandang serang Thailand Charyl Chappuis mengaku bersemangat membuka turnamen Piala AFF 2016 melawan Indonesia. Pemain berdarah campuran Thailand-Swiss ini ingin mengulang kesuksesannya mengantarkan Tim Gajah Perang merajai Asia Tenggara.

Chappuis menjadi bintang dalam Piala AFF dua tahun lalu dengan mencetak empat gol. Dia berharap hasil baik bertanding melawan Australia akan berlanjut di Piala AFF. “Kami sudah bermain bagus saat itu (melawan Australia) meski kami terkendala di babak pertama,” kata pemain 24 tahun itu.

Teerasil Dangda juga bakal menjadi ancaman bagi Indonesia dalam laga hari ini. Teerasil merupakan pencetak gol terbanyak Piala AFF 2008 dengan empat gol dan 2012 dengan lima gol.

Naluri mencetak gol belum pudar dari penyerang 28 tahun itu. Buktinya, dia memborong dua gol saat Thailand menjamu Australia. Teerasil pun memilih merendah ketika ditanya soal target gelontoran golnya dalam turnamen tahun ini.

“Saya lebih suka memenangkan turnamen ketimbang menjadi pencetak gol terbanyak,” kata pemain jebolan klub Spanyol Almeria itu.

Mantan penyerang tim nasional Indonesia Bambang Nurdiansyah meminta anak didik Alfred Riedl tak kecil hati melawan Thailand. Bambang menyebut segala kemungkinan bisa terjadi dalam dunia sepak bola, termasuk kemungkinan Indonesia menahan imbang bahkan mengalahkan Thailand.

Meski begitu, Bambang meminta masyarakat Indonesia berpikir rasional terhadap peluang tim nasional dalam Piala AFF 2016. Musababnya, Indonesia belum lama lepas dari belenggu sanksi FIFA, ditambah persiapan tim nasional yang mepet.

“Minimal Riedl membawa sedikit perubahan dengan memilih lebih banyak pemain muda. Ini artinya ada regenerasi di timnas. Dan perlu diingat Riedl pasti punya tak-tik untuk menggerakkan Tim Garuda,” kata Bambang ketika dihubungi Tempo, kemarin.

Daftar 23 Pemain Thailand

Kiper: Sinthaweechai Hathairattanakool, Kawin Thamsatchanan, Chanin Sae-ear

Bek: Theerathon Bunmathan, Tanaboon Kesarat, Pravinwat Boonyong, Peerapat Notchaiya, Pratum Chuthong, Tristan Do, Adison Promrak, Koravit Namwiset

Gelandang: Adul Lahsoh, Chanathip Songkrasin, Kroekrit Thaweekarn, Sarach Yooyen, Mongkol Tossakrai, Pokklaw Anan, Sarawut Masuk, Prakit Deeprom, Rungrath Poomchantuek, Charyl Chappuis

Penyerang: Teerasil Dangda, Siroch Chatthong

ESPNFC | FATHAILAND | AFFSUZUKICUP | INDRA W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Bent Arfa [admin Jualcytotecmisoprostol.com]