Google-Facebook Bermitra Atasi Situs Berita Hoax

Tak dipungkiri saat ini banyak bermunculan situs berita bohong atau hoax. Situs macam itu seringkai memiliki peran berbahaya dalam perpecahan umat manusia, sehingga menimbulkan konflik sosial.

Tak hanya sering muncul di pencarian Google, berita-berita Hoax kerap pula dijumpai di laman jejaring sosial Facebook dan Twitter. Semua mengiklankan berita palsu yang termuat di web. Berita palsu itu bisa menyangkut apa saja. Tapi paling sering menyangkut topik politik, agama, SARA dan budaya.
 
Karena dirasa meresahkan, guna menangkal hal itu Google dan Facebook telah mengumumkan rencananya untuk mengambil tindakan tegas terhadap situs-situs berita palsu itu. Duo perusahaan raksasa itu saat ini  mencari cara bagaimana menghentikan situs tersebut dari termuatnya berita hoax di lini masanya. Google dan Facebook berupaya membuat situs-situs Hoax tersebut menghilang dari linimasa.

Meski Google dan Facebook tak secara eksplisit menyetujui iklan di situs web yang memuat situs berita hoax, tapi kedua perusahaan itu nampaknya bakal mulai bekerja lebih keras untuk mencegah situs ini tampil di lini masa aka timeline. Ini tugas yang sulit bagi kedunya. Namun suka atau tidak suka mereka harus melakukannya, karena mempertimbangkan kenyamanan penggunanya. Terlebih mengingat jumlah berita palsu yang muncul setiap hari di timeline kian membludak.

Kabarnya Facebook dan Google bakal merilis sebuah fitur (tools), yang berupa teknologi untuk menyaring bahasa yang bernada provokatif, bersifat opini, dan berita bohong. Namun belum jelas kapan Google dan Facebook akan mulai efektif mengaktifkan fitur/teknologi itu pada aplikasi dan layanannya. (Nrs)  

sumber: Phandroid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Bent Arfa [admin Jualcytotecmisoprostol.com]