Kategori: Sports

Jamu Madura United, PSM Makassar dalam Kondisi Mencemaskan

Sabtu, 12 November 2016 | 01:06 WIB

Jamu Madura United, PSM Makassar dalam Kondisi Mencemaskan

PSM Makassar. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Makassar – Tim PSM Makassar dalam kondisi mencemaskan saat akan menjamu Madura United dalam laga ke-28 Indonesia Soccer Championship, Sabtu, 12 November 2016. Jumlah pemain tim dengan julukan Juku Eja itu tersisa 13 orang.

“Ini mencemaskan tim dan semua pecinta PSM di Sulawesi Selatan,” kata Media Officer PSM Makassar Ramli Manong kepada Tempo, Kamis, 10 November 2016.

Sejumlah pemain PSM dalam kondisi tidak fit setelah melakoni laga tandang melawan Persiba Balikpapan, seperti M. Rahmat dan Titus Bonai. Keduanya belum pulih 100 persen. Adapun Ronald Hikspoors dipastikan akan absen lama akibat cedera kaki kiri.

Sebelumnya, striker PSM, Ferdinand Sinaga, dan kapten Rezky Ahmad Sanjaya Pellu lebih dulu meninggalkan klub. Dua pilar itu bergabung dengan tim nasional Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2016. Adapun striker asing Luis Ricardo hingga saat ini masih menjalani pemulihan di Brasilia.

Kondisi PSM diperparah oleh sanksi larangan bermain yang diterima Zulvin Zamrun akibat kartu merah. Begitu pula Rasyid Bakri yang mendapat akumulasi kartu kuning. Pemain lain, yakni Ahmad Hisyam Tolle, mendapat tambahan sanksi dua pertandingan setelah terlibat insiden dengan pemain Pusamania Borneo FC pada laga ke-25.

Menurut Ramli, pelatih PSM, Robert Rene Alberts, tak punya banyak pilihan. Satu-satunya jalan adalah memaksimalkan pemain yang masih ada. “Hanya itu yang bisa dilakukan sekarang,” ujarnya.

Ramli menuturkan manajemen PSM memahami kondisi pemain saat ini. Dia juga tidak dapat memaksakan untuk menurunkan pemain yang belum pulih dari cedera. Meski begitu, Ramli optimistis PSM dapat mengalahkan Madura United.

Dia mengatakan pihaknya memberikan motivasi yang tinggi kepada semua pemain dan official. Faktor sebagai tuan rumah menjadi modal paling penting dalam laga melawan Madura United. Laga kali ini menjadi krusial karena PSM bertekad membalas kekalahan 1-4 waktu bertandang ke kandang Madura United.

Ramli berujar, pada laga di putaran pertama itu, PSM unggul lebih dulu sebelum akhirnya Madura United membalikkan keadaan. “Saat itu, mental pemain runtuh karena ulah wasit. Kami juga hanya diperkuat pemain lokal,” ucapnya.

Madura United saat ini berada pada puncak klasemen sementara turnamen ISC. Adapun PSM bertengger di posisi kesembilan dengan raihan 39 angka.

ABDUL RAHMAN

 

 

 

 

 

76 Bonek Perusuh Ditangkap  

Jum’at, 11 November 2016 | 17:48 WIB

76 Bonek Perusuh Ditangkap   

Ratusan anggota Bonek menutup jalan depan gedung Grahadi, Surabaya sambil membakar tempat sampah yang terbuat dari ban, Kamis malam, 10 November 2016. (TEMPO/MOHAMMAD SYARRAFAH)

TEMPO.COSurabaya – Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya akhirnya menangkap 76 pendukung Persebaya 1927, atau kerap disebut Bonek, yang merusak fasilitas umum saat menggelar aksi pada Kamis malam, 10 November 2016. Unjuk rasa itu mereka lakukan untuk memprotes kongres PSSI yang tidak membahas nasib Persebaya.

Puluhan suporter Persebaya itu akan diproses hukum karena juga diduga melakukan perampasan sepeda motor dan menganiaya pengendara di Jalan Raya Darmo, Surabaya. “Tujuh puluh enam orang itu terdiri atas 74 laki-laki dan dua perempuan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Shinto Silitonga saat jumpa pers di Markas Polrestabes Surabaya, Jumat, 11 November 2016.

Shinto menuturkan aksi Bonek yang anarkistis itu dilakukan tanpa ada pemberitahuan atau ilegal. Para pelaku melanggar Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di depan umum. Bahkan mereka juga merusak fasilitas umum, seperti taman-taman yang dikelola Pemerintah Kota Surabaya, tong sampah, rambu-rambu lalu lintas, dan mobil polisi.

“Berdasarkan hasil analisis cyber patroli, aksi ini diprovokasi akun Facebook Arek Bonek 1927 untuk ngumpul di Taman Apsari,” tutur Shinto.

Baca juga:
Kecewa Kongres PSSI, Ribuan Bonek Tutup Jalan di Surabaya
Ribuan Anggota Bonek Kecewa, Tiga Hal Ini yang Mereka Lakukan

Instruksi itulah yang menggerakkan mereka untuk berkumpul di Taman Apsari, lalu konvoi keliling Kota Surabaya hingga merusak beberapa fasilitas umum. Akibatnya, polisi langsung mengamankan 76 orang, 34 unit sepeda motor, dan 43 telepon seluler. Selain itu, polisi mengamankan barang bukti perusakan, seperti serpihan kaca, batu dari pos polisi yang dirusak, rambu-rambu lalu lintas, sisa ban yang terbakar, serta gambar-gambar hasil print terkait dengan aktivitas Bonek dan provokasi massa.

“Mereka masih kami periksa sebagai saksi dalam waktu 24 jam, selanjutnya akan ada gelar perkara sehingga sangat berpotensi ada yang akan menjadi tersangka,” ujarnya.

Puluhan pendukung Persebaya itu, Shinto melanjutkan, saat ini masih menjalani pemeriksaan tes urine dengan narkotest 5 parameter dan pemeriksaan darah dengan rapidtest 3 parameter. Mereka terlihat lelah dan ada pula yang muka dan kepalanya babak belur.

Baca juga:
Persebaya Bakal Gugat PSSI Soal Hak Suara
Dihadang Setiap Kali Blusukan, Ahok: Kenapa Pakai Cara Barbar?

Shinto memastikan Bonek yang menjadi tersangka nanti akan dijerat Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan 170 KUHP tentang perusakan secara bersama-sama dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara.

MOHAMMAD SYARRAFAH

 

 

 

PSSI Punya Ketua Baru, Ini Harapan Sergio Van Dijk

Jum’at, 11 November 2016 | 17:07 WIB

PSSI Punya Ketua Baru, Ini Harapan Sergio Van Dijk

Sergio van Dijk saat turun dari bus yang kecelakaan. Persib.co.id

TEMPO.CO, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)  kini memiliki nakhoda baru. Edy Rahmayadi terpilih menjadi ketua umum PSSI yang baru dalam kongres, Kamis lalu.

Sergio Van Dijk, ujung tombak Persib Bandung yang juga merupakan pemain naturalisasi, berharap terpilihnya kepengurusan baru menjadi angin segar bagi geliat sepak bola di Tanah Air. “Setelah itu mudah-mudahan ada rencana juga ada masa depan yang lebih baik buat sepak bola kita,” ujar Sergio kepada wartawan di wisma Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat, 11 November 2016.

Menurut Sergio, terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai ketua PSSI saat ini, bisa berimbas pada pembinaan pemain muda yang sebetulnya sangat penting bagi perkembangan sepak bola nasional baik di kancah lokal maupun internasional.

“Organisasi klub bisa lebih profesional, begitu juga akademi dan fasilitas lapangan bisa naik kualitasnya. Untuk kompetisi yang penting apa yang bagus untuk Indonesia, hasilnya menjadi sepak bola kita maju, itu terserah bagaimana orang penting di PSSI yang tentukan dan tahu bagaimana,” katanya.

Pemain kelahiran Assen, belanda itu mengatakan sepak bola di Australia bisa maju karena sisi profesionalitas dari pengurus federasi sepak bola Australia yang terus maju. Kepedulian terhadap perkembangan pemain muda pun menjadi agenda penting yang menyokong kemajuan sepak bola Australia.

“Kita harus lihat negara maju seperti Australia dan Thailand, mereka maju dalam 5 tahun belakangan itu butuh waktu, jangan malu, harus mau belajar dan prosesnya tidak instan, kalau kita lakukan hal sama pasti hasilnya sama,” ujarnya.

AMINUDIN A.S.

Rafael Nadal Mulai Bertanding di Abu Dhabi

Jum’at, 11 November 2016 | 13:38 WIB

Rafael Nadal Mulai Bertanding di Abu Dhabi

Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal mengembalikan bola ke arah Borna Coric dari Kroasia saat bertanding di babak pertama turnamen tenis AS Terbuka di New York, 1 September 2015. Nadal menang 6-3, 6-2, 4-6, 6-4. AP/Kathy Willens

TEMPO.CO, Mallorca – Rafael Nadal melewatkan turnamen tenis putra paling ditunggu-tunggu pada akhir tahun, yakni ATP World Tour Finals di London, Inggris, pekan depan. Petenis peringkat kedelapan dunia ini justru mengumumkan akan kembali beraksi dalam Mubadala World Tennis Championship di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Desember mendatang.

Keputusan Nadal absen pada seri puncak turnamen Asosiasi Tenis Profesional (ATP), yaitu World Tour Finals, yang hanya mempertemukan delapan petenis terbaik dunia, ini karena masih cedera. Nadal mencapai final ATP World Tour Finals pada 2010 dan 2013.

Dalam turnamen Mubadala, 29-31 Desember mendatang, ada enam petenis papan atas yang akan berlaga. Selain Nadal, mereka adalah Andy Murray, yang baru saja menjadi petenis nomor satu dunia, Milos Raonic, Jo-Wilfried Tsonga, David Goffin, dan Tomas Berdych.

Nadal diprediksi menghadapi Raonic dan Murray untuk memperebutkan trofi juara berhadiah uang total 250 ribu pound sterling atau sekitar Rp 4 miliar ini. “Menyenangkan sekali bisa mengumumkan turnamen pertama saya di Mubadala World Tennis Championship pada Desember nanti,” demikian Nadal menulis di laman Facebook miliknya.

Sebelumnya, juara Grand Slam 14 kali ini telah menyatakan akan absen dari berbagai turnamen sampai akhir tahun. Dia memilih istirahat untuk memulihkan cedera pergelangan tangan kirinya sehingga bisa sembuh sempurna. Dia bahkan telah melewatkan turnamen Basel dan Paris Masters karena masih belum mampu bermain karena rasa sakit yang mendera pergelangan tangannya.

Petenis berusia 30 tahun ini mengaku sedih tak bisa tampil di Basel karena ada memori yang besar di turnamen itu, saat bertarung melawan Roger Federer pada final tahun lalu. Dia juga kecewa tak bisa tampil di Paris Masters. “Saatnya mempersiapkan secara intensif musim 2017,” kata mantan petenis nomor satu dunia ini.

Sebelumnya, Nadal juga telah mundur di babak ketiga Prancis Terbuka dan batal ikut Wimbledon. Cedera pergelangan tangannya diperparah saat tampil di Olimpiade Rio pada Agustus lalu. Namun dia masih bisa meraih medali emas di nomor ganda putra, berpasangan dengan Marc Lopez. “Bukan rahasia bahwa saya tampil di Olimpiade Rio dengan persiapan yang singkat dan belum pulih sepenuhnya. Namun tujuannya adalah untuk bersaing dan mempersembahkan medali untuk Spanyol.”

Setelah tampil di Abu Dhabi, Nadal akan mengawali turnya musim depan dengan bermain di Brisbane. Dia tak hanya tampil di nomor tunggal, tapi juga di nomor ganda berpasangan dengan Lopez. Selain merebut medali emas Olimpiade, pasangan Nadal/Lopez telah menjuarai turnamen di Doha (2009 dan 2011) serta dua kali di Indian Wells (2010 dan 2012).

TENNIS.COM | ATPTOUR.COM | TELEGRAPH| ANTO

 

 

Liverpool Rajai Klasemen, Ini Kata Klopp Soal Peluang Juara

Jum’at, 11 November 2016 | 15:30 WIB

Liverpool Rajai Klasemen, Ini Kata Klopp Soal Peluang Juara

Juergen Klopp. Reuters/Phil Noble

TEMPO.CO, Jakarta – Manajer Liverpool Jurgen Klopp menegaskan, dirinya tak pernah mencoret Chelsea, Arsenal, Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Manchester United sebagai calon juara.

Menurutnya, tim-tim di atas masih memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi kampiun di akhir musim, sekali pun saat ini The Reds duduk di puncak klasemen berkat kemenangan 6-1 atas Watford di lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu.

Lima besar di tabel EPL memang hanya terpisah poin dengan jarak yang tipis. Liverpool dan Spurs yang menempati peringkat kelima misalnya, berjarak ‘hanya’ lima poin. Klopp menilai, seluruh tim yang berada di trek juara memiliki kualitas tingkat tinggi untuk memenangkan gelar EPL musim ini.

“Jika Anda menyaksikan Liga Primer Inggris pekan ini, lihat permainan Chelsea, betapa kuatnya Arsenal, betapa tangguhnya City dan betapa hebatnya Tottenham seperti biasanya dan juga Manchester United. Semuanya tak boleh Anda coret [dari jalur juara],” tukas Klopp.

“Jadi, ini benar-benar perjuangan bagi setiap tim yang berada di posisinya masing-masing untuk meraih tempat teratas klasemen. Sementara kami, hari ini sedikit lebih baik dari mereka. Sebatas itu,” tambahnya.

Liverpool sendiri kali terakhir memuncaki klasemen EPL pada Mei 2014 silam. Ada pun The Reds, hanya kalah sekali dalam 14 pertandingan di seluruh kompetisi musim ini.

BISNIS

Argentina Dipermalukan Brasil, Apa Kata Messi?  

Jum’at, 11 November 2016 | 14:00 WIB

Argentina Dipermalukan Brasil, Apa Kata Messi?  

Pemain timnas Argentina, Lionel Messi bersiap menendang bola dengan wajah lesu usai Brasil menjebol gawang Argentina yang ketiga kalinya dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2018 di Belo Horizonte, Brasil, 10 November 2016. AP Photo/Leo Correa

TEMPO.COJakarta – Argentina mendapat pukulan besar pada babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Lionel Messi cs mengalami kekalahan 3-0 di kandang Brasil, Belo Horizonte, Jumat pagi. Kekalahan itu dipastikan oleh gol Neymar, Philippe Coutinho, dan Paulinho.

Kekalahan tersebut membuat Argentina hanya menempati posisi keenam klasemen kualifikasi Piala Dunia 2018, dengan nilai 16 dari sebelas laga. Padahal hanya empat tim dari zona ini yang langsung lolos dan tim urutan kelima harus menjalani play-off.

Saat ini, Argentina terpaut 8 poin dari Brasil di puncak klasemen, tertinggal satu angka dari Ekuador dan Cile yang ada pada urutan keempat dan kelima. Dalam laga berikutnya, Rabu pagi WIB, Argentina akan menghadapi Kolombia.

Messi mengakui kekalahan itu tak sesuai harapan. “Hingga gol pertama, laga masih imbang dan kami melakukannya dengan baik,” kata pemain Barcelona ini. “Kini, kami harus memikirkan Kolombia dan tak mengulangi kesalahan yang telah dilakukan.”

Messi yakin, dengan tujuh laga tersisa, timnya masih bisa menentukan nasib sendiri. “Di dalam semua hal buruk ini, ada hal baik, yakni kami masih bisa mengandalkan diri sendiri, tapi kami tak boleh lagi kehilangan poin,” ujarnya. “Kami harus kuat dan keluar dari situasi ini. Hari ini kami harus lebih menyatu dari sebelumnya. Kami menginginkan hal sama: lolos ke Piala Dunia.”

SOCCERWAY | NURDIN

Inggris Vs Skotlandia, Rooney Berpeluang Jadi Starter

Jum’at, 11 November 2016 | 14:05 WIB

Inggris Vs Skotlandia, Rooney Berpeluang Jadi Starter

Penyerang Manchester United, Wayne Rooney melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Bournemouth pada pertandingan Liga Inggris di Vitality Stadium, 14 Agustus 2016. Action Images via Reuters / Andrew Couldridge

TEMPO.CO, Jakarta – Menghadapi Skotlandia, di babak kualifikasi Grup F Piala Dunia, di Stadion Wembley, London, Sabtu dinihari nanti, pelatih sementara tim nasional Inggris, Gareth Southgate, dikabarkan tengah kebingungan. Yang menjadi persoalan adalah siapa yang bisa ditempatkan sebagai striker.

Semula dia yakin Harry Kane, striker Tottenham Hotspur, bisa diandalkan. Meski pada Rabu lalu Kane sudah ikut berlatih, Southgate tak sepenuhnya yakin dengan kebugarannya saat main dinihari nanti. Maklum, Kane baru sembuh dari cedera pergelangan kaki.

Pilihannya pun menjadi sempit. Ada tiga stok penyerang, yakni Marcus Rashford, Daniel Sturridge, dan Jamie Vardy. Dua nama terakhir kurang bagus penampilannya di Liga Primer. Sedangkan Rashford masih terlalu kinyis-kinyis. Pekan lalu, dia baru saja berulang tahun yang ke-19. Sebagai pemain cadangan sih oke, tapi main sejak awal, dia ragu akan kematangannya.

Tak banyak pilihan memang. Satu nama yang dipertimbangkannya untuk mengisi posisi sebagai penyerang adalah Wayne Rooney. Dia memang pencetak gol terbanyak di timnas Inggris, tapi penampilannya beberapa waktu belakangan ini amat memprihatinkan. Tak hanya di klubnya, yang terpaksa menjadi pemain cadangan, saat melawan Slovenia pun Southgate menyimpan Rooney sebagai pemain pengganti.

Rooney terpaksa dilirik lagi. Satu hal yang menolongnya adalah dua penampilannya bersama Manchester United dalam dua pertandingan terakhir. Dalam laga Liga Europa, dia berhasil mencetak gol ke gawang Fenerbahce. United memang kalah, tapi gol itu memperlihatkan perubahan Rooney yang disebut membaik.

Dalam pertandingan Liga Primer, walaupun tak mencetak gol dalam kemenangan atas Swansea 3-1 pada akhir pekan lalu, Rooney disebut-sebut berangsur menemukan kembali bentuk permainannya.

Bekas pemain Inggris, Terry Butcher, memberi dukungan kepada Rooney untuk dipasang oleh Southgate sejak awal. Ia dipasang bukan sebagai striker, melainkan sebagai pemain nomor 10 alias gelandang serang. Rooney bisa mengisi peran yang ditinggalkan Dele Alli yang cedera.

Menurut Butcher, kehadiran Rooney diperlukan lebih untuk menjaga mental para pemain Inggris di lapangan.

“Secara psikologi, kita mengkhawatirkan. Untuk pertandingan internasional, Inggris teramat muda dan kurang pengalaman. Secara mental juga sangat lemah,” katanya. “Skuad yang ada sekarang kurang dalam karakter dan butuh pemimpin. Saya kira orangnya adalah Wayne Rooney.”

Rooney merupakan pemain paling senior. Dia telah memiliki caps atau jumlah membela timnas Inggris sebanyak 118 kali dan jumlah gol terbanyak untuk Three Lions dengan torehan 53 gol. “Meninggalkannya di bangku cadangan merupakan kesalahan besar,” kata Butcher.

Pertandingan melawan Skotlandia tidak saja penting bagi Inggris dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 di Rusia, tapi juga merupakan pertandingan penuh gengsi. Maklum, keduanya bertetangga dan masuk wilayah Britania Raya. Menang menjadi keharusan.

Pertemuan keduanya terakhir kali terjadi di Celtic Park, Glasgow, Skotlandia, dua tahun lalu. Dalam laga itu, Inggris menang 3-1. Dua gol di antaranya dicetak oleh Rooney. “Saya berharap dia bisa tampil luar biasa, Jumat nanti,” kata Butcher.

DAILYMAIL | ESPN | TRIBALFOOTBALL | IRFAN

Edy Rahmayadi Jadi Ketua PSSI, Ini Harapan Madura United  

Jum’at, 11 November 2016 | 15:03 WIB

Edy Rahmayadi Jadi Ketua PSSI, Ini Harapan Madura United   

Persepam Madura United. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

TEMPO.COBangkalan – Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya menetapkan Edy Rahmayadi sebagai ketua yang baru. Direktur Utama Kesebelasan PS TNI ini akan didampingi dua wakil ketua, yakni Iwan Budianto dan Djoko Driyono.

Iwan bukan orang baru di kancah sepak bola Tanah Air. Dia pernah menjadi Manajer Arema, Persik Kediri, hingga anggota Exco PSSI. Djoko Driyono pun bukan orang baru di PSSI. Pada zaman Nurdin Khalid menjadi ketua umum, Joko merupakan CEO PT Liga Indonesia, Sekretaris Jenderal PSSI, sampai Direktur PT Gelora Trisula Semesta, penyelenggara kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) saat ini.

Pelatih dan pemain kesebelasan Madura United punya harapan berbeda atas terpilihnya Pangkostrad TNI AD tersebut. Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera, berharap sistem dan pola kompetisi di Indonesia harus dimatangkan. Dia menilai kompetisi model ISC saat ini bisa diadopsi karena lebih baik dibanding kompetisi sebelumnya.

Baca: Ribuan Anggota Bonek Kecewa, Tiga Hal Ini yang Mereka Lakukan

ISC menerapkan satu wilayah menjalani pertandingan satu kali home dan satu away. Bagi dia, sistem ini baik dari sisi mental dan atmosfer, yang membuat setiap pertandingan menjadi lebih menarik. “Pada kompetisi sebelumnya, pernah saya jalani tiga kali away, kemudian tiga kali home. Saat kalah dalam tiga kali away, itu akan sangat berpengaruh terhadap kondisi psikis tim,” tuturnya, Kamis malam, 10 November 2016.

Gelandang bertahan Madura United, Ahmat Maulana Putra, berharap ada kepastian kompetisi terus bergulir karena menyangkut masa depan dan karier setiap pemain. “Jika pun ada pengurus PSSI yang baru tapi tidak bisa melaksanakan kompetisi, tentunya itu langkah mundur,” ucapnya.

Striker Patrich Wanggai punya harapan lain. Dia ingin PSSI memastikan regenerasi pemain muda berjalan dengan melakukan pembinaan pemain usia dini di daerah. “Kalau sepak bola Indonesia ingin maju, regenerasi harus berjalan,” ujarnya.

MUSTHOFA BISRI

Lawan Timnas Indonesia, Filipina: Mental Kami Sangat Kuat  

Selasa, 22 November 2016 | 17:47 WIB

Lawan Timnas Indonesia, Filipina: Mental Kami Sangat Kuat  

Pesepak bola Timnas Indonesia berlatih saat uji coba lapangan di Phillippine Sport Stadium, Bocaue, Filipina, 18 November 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta – Tim nasional Indonesia dan Filipina akan bertanding dalam laga Grup A Piala AFF di Stadion Philippine Sports, Selasa malam, 22 November 2016. Ini adalah laga yang harus dimenangi kedua tim, terutama Indonesia, yang gagal memetik poin di pertandingan pertama.

Dalam laga pembuka Piala AFF 2016, Indonesia kandas oleh Thailand dengan skor 2-4 . Thailand pun bertengger di puncak tabel klasemen sementara Grup A dengan 3 poin. Filipina dan Singapura mengekor di posisi kedua dan ketiga dengan nilai 1, setelah bermain imbang 0-0. Sedangkan Indonesia terbenam di dasar klasemen dengan nilai 0. Dalam pertandingan ini, Indonesia harus mendapatkan tiga poin jika ingin menjaga peluang lolos ke semifinal.

“Kedua tim harus memenangi pertandingan ini, jadi saya berharap pertandingan ini akan menjadi laga yang menarik buat para penggemar,” kata pelatih tim nasional Filipina, Thomas Dooley, sebagaimana dikutip ESPN. Saya berharap kita bisa melihat pertandingan yang seru. Saya juga ingin kami menang.”

”Secara mental, tim ini sangat, sangat kuat,” Dooley menambahkan.

Menurut Dooley, pemain-pemainnya memang agak frustrasi karena tidak mampu mencetak gol dalam pertandingan melawan Singapura. “Tapi tidak ada yang berubah,” ujarnya. “Bahkan, jika kalah saat melawan Singapura pun, kami tetap tahu harus mengalahkan Indonesia dan melihat apa yang bisa kami lakukan saat melawan Thailand berikutnya.”

ESPN | GADI MAKITAN

Kalahkan Singapura, Thailand Lolos ke Semifinal Piala AFF

Selasa, 22 November 2016 | 18:08 WIB

Kalahkan Singapura, Thailand Lolos ke Semifinal Piala AFF

Pelatih Timnas Thailand Kiatisuk ‘Zico’ Senamuang. (liputan6)

TEMPO.CO, Jakarta – Thailand memastikan lolos ke semifinal Piala AFF (ASEAN Football Federation) 2016 setelah menundukkan Singapura 1-0 dalam pertandingan kedua Grup A yang digelar di Stadion Nasional Filipina di Bulacan, Selasa. Kepastian kemenangan yang meloloskan skuat asuhan Kiatisuk Senamuang itu ditentukan melalui sundulan kepala Sarawut Masuk pada menit ke-87.

Sarawut Masuk menyambar umpan silang lambung yang dilepas bek yang maju membantu serangan Theeratorn Bunmathan dari luar kotak penalti di sisi kiri wilayah pertahanan Singapura. Tandukan Sarawut mendahului upaya kiper Singapura Hassan Sunny yang melompat hendak menangkap bola.

Thailand memang mengalami kesulitan untuk menjebol gawang Singapura, karena sepanjang pertandingan lawannya terus memilih untuk bertahan seperti enggan menyerang untuk menghasilkan gol.

Dengan kemenangan kedua tersebut, Thailand memastikan lolos ke semifinal setelah dalam pertandingan pembuka mengalahkan Indonesia 4-2. Mereka dipastikan lolos ke semifinal paling tidak sebagai runner up.

Namun, kemungkinan terbesarnya Thailand akan lolos dengan status juara Grup A, karena dalam matchday ketiga jumpa Filipina yang diprediksi juga sulit untuk menaklukkan Teerasil Dangda dan kawan-kawan.

Nilai Thailand saat ini 6. Diperbandingkan dengan peluang Indonesia, maksimal nilai yang diperoleh skuat Merah Putih 6 apabila berhasil menang dalam laga melawan Filipina yang digelar pada Selasa malamdan melawan Singapura pada Jumat mendatang.

Dengan demikian, yang paling realistis ialah Indonesia membidik posisi runner up dengan mengamankan dua laga sisa dengan kemenangan.

BISNIS

Baca:
Kekasih Mario Goetze Doyan Pamer Tubuh, tapi Punya Prinsip
Patrice Evra Selalu Lucu, Netizen pun Kepincut
Mourinho Kembali Serang Wenger: 14 Tahun Gagal Juara

© Bent Arfa [admin Jualcytotecmisoprostol.com]