Kategori: 7. Kehamilan

Bagaimana cara mengetahui kehamilan dan berapa lama anda hamil?

Kebanyakan perempuan memastikan kehamilannya jika mereka seksual aktif dan tidak kunjung menstruasi. Mual, payudara sakit, kelelahan adalah gejala umum kehamilan awal. USG atau tes kehamilan adalah cara satu-satunya untuk segera memastikan apakah seorang perempuan sedang hamil.
Anda dapat melakukan tes kehamilan sejak hari pertama periode menstruasi anda terlewati hingga seterusnya. Sebelum itu, tingkat hormon kehamilan yang ada sangat rendah dan mungkin saja hasilnya “negative palsu”.
Jika dilakukan USG, dokter dapat memberitahu perempuan berapa lama ia telah hamil. Dokter juga bisa memperkirakan lama kehamilan tanpa menggunakan USG. Tes kehamilan biasa tidak dapat memberikan informasi semacam ini.
Seorang perempuan juga dapat membuat kalkulasi tentang usia kehamilannya. Ia dapat menghitung mulai dari kapan menstruasi terakhir hingga hari saat ia menghitung.

Hingga usia kehamilan berapa minggu anda dapat melakukan aborsi medis?

Anda dapat melakukan aborsi medis hingga usia kehamilan 16 minggu.

Sumber ilmiah:

Aborsi medis pertama kali ditawarkan sebagai metode penghentian kehamilan pada awal trimester pertama (beberapa peraturan menetapkan 7 minggu atau kurang, sedang yang lain menetapkan 9 minggu atau kurang). Saat ini telah banyak bukti menunjukkan aborsi medis efektif dilakukan hingga usia kehamilan 16 minggu dan telah sukses digunakan selama kehamilan trimester kedua. Pada tahun 2004, “The Royal College of Obstetricians and Gynaecologists dalam panduan klinis berbasis bukti menyatakan bahwa regimen medis Mifepristone yang dikombinasi dengan Misoprostol aman dan efektif digunakan sebagai alternatif aborsi secara bedah pada usia kehamilan 9-16 minggu.

Apa yang terjadi jika anda tidak hamil tapi menggunakan obat-obatan aborsi medis?

Kesehatan anda tidak akan terancam jika anda tidak hamil namun menggunakan obat-obatan. Meski begitu, anda mungkin akan mengalami efek samping umum dari obat seperti mual, muntah, diare, atau sedikit demam sampai dengan 24 jam.

Sumber ilmiah:

“Bukti menunjukkan bahwa penggunaan Mifepristone pada perempuan yang tidak hamil tidak menyebabkan bahaya medis dan memiliki sedikit efek samping saja”. Misoprostol biasanya digunakan oleh perempuan yang tidak hamil untuk pencegahan dan pengobatan tungkak lambung.

Apa yang terjadi jika aborsi medis dilakukan setelah 14 minggu pertama kehamilan?

Anda dapat melakukan aborsi medis hingga usia kehamilan 16 minggu. Jika usia kehamilan anda lebih dari 16 minggu dan aborsi medis tetap dilakukan, obat-obatan masih bekerja dan mampu menyebabkan aborsi. Namun, resiko komplikasi meningkat dan anda mungkin akan membutuhkan perawatan dokter (bacalah tabel dibawah ini mengenai komplikasi untuk mengetahui angka peningkatan resiko). Oleh karenanya, disarankan untuk memakai obat-obatan ketika berada di ruang tunggu rumah sakit atau di kafe dekat rumah sakit. Hal ini untuk menjaga bila terjadi situasi medis darurat. Gejala-gejalanya persis seperti keguguran. Bila anda memerlukan perawatan darurat di rumah sakit, sampaikan pada dokter anda mengalami keguguran, karena perempuan dapat dituntut atas tindakan aborsi. Gejala dan perawatannya sama dengan keguguran.

Perhatikan juga bahwa anda akan kehilangan banyak darah dan jaringan, dan kemungkinan janin (ukurannya tergantung lama kehamilan) yang bisa dikenali. Hal ini cukup membuat stres. Jika anda tidak memiliki alternatif lain, aborsi medis merupakan cara yang jauh lebih aman dibanding cara-cara berbahaya lainnya seperti memasukkan benda tajam ke dalam vagina, menelan bahan kimia beracun seperti pemutih, atau memukuli perut. Jangan pernah gunakan metode tersebut!

Sumber ilmiah:

Aborsi medis telah terbukti efektif digunakan pada trimester pertama kehamilan (usia 12 minggu) dan bahkan trimester kedua kehamilan. Namun, resiko komplikasi karena aborsi medis meningkat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Terdapat peningkatan jumlah prosedur operasi yang disebabkan oleh kegagalan obat atau perdarahan berat.

Lama Kehamilan % perempuan yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut
0-7 minggu 2 %
7-9 minggu 2.5%
9-10 minggu 2.7%
10-11 minggu 3.3%
11-13 minggu 5.1%
13-16 minggu 8%

(Perawatan komplikasi aborsi medis meliputi vakum aspirasi untuk kehamilan yang berlanjut atau aborsi tidak lengkap.)

Berapakah kadar hCG selama kehamilan?

Kadar hCG dalam beberapa minggu setelah periode menstruasi terakhir:

3 minggu LMP: 5 – 50 mIU/ml
4 minggu LMP: 5 – 426 mIU/ml
5 minggu LMP: 18 – 7,340 mIU/ml
6 minggu LMP: 1,080 – 56,500 mIU/ml
7 – 8 minggu LMP: 7, 650 – 229,000 mIU/ml
9 – 12 minggu LMP: 25,700 – 288,000 mIU/ml
13 – 16 minggu LMP: 13,300 – 254,000 mIU/ml
17 – 24 minggu LMP: 4,060 – 165,400 mIU/ml
25 – 40 minggu LMP: 3,640 – 117,000 mIU/ml

Angka-angka ini hanyalah indikasi, kadar hCG setiap perempuan dapat meningkat dengan berbeda-beda.

Kebanyakan perempuan mengalami penurunan kadar hCG ke level tidak hamil pada minggu ke 4-6 setelah aborsi.

© Bent Arfa [admin Jualcytotecmisoprostol.com]