Bawaslu DKI Usul Jadwal Kampanye Calon Ditentukan KPU




Jakarta – Adanya penolakan saat Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat berkampanye, membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI mengusulkan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI untuk mengatur jadwal kampanye tiap pasangan cagub/cawagub DKI. Hal tersebut untuk meminimalisir potensi kejadian penolakan kampanye terulang.

“Kegiatan kampanye yang dilakukan sekarang itu kan diatur jadwalnya tergantung paslon. KPU perlu mengatur (jadwal kampanye) supaya lebih enak. Sekarang kan tidak, semua boleh kampanye kapan saja bahkan sampai malam,” kata Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Bawaslu DKI, M Jufri di acara ‘Olah Strategi Atasi Fenomena Penolakan Kampanye di DKI’ di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/11/2016) .

“Kami usulkan jadwal kampanye sebaiknya dijadwalkan oleh KPU DKI,” lanjutnya.

Akibat dari jadwal kampanye yang diatur oleh tim pasangan calon dan seringnya para cagub/cawagub berkampanye hingga malam hari, kata Jufri, membuat koordinasi antara tim paslon dan kepolisian menjadi terlambat. Hal tersebut membuat kepolisian sedikit kesulitan untuk melakukan penjagaan pada paslon saat berkampanye.

Apabila jadwal kampanye ditentukan oleh KPU DKI, maka kemungkinan adanya pelanggaran seperti penolakan kampanye bisa dicegah.

“Karena jadwal kampanye dilaporkan ke kepolisian H-1 dan sering paslon kampanye hingga malam hari, membuat koordinasi kepada kepolisian agak terlambat. Seharusnya dari jauh-jauh hari sudah melaporkan mau kampanye di mana. Untuk mencegah adanya pelanggaran saat kampanye,” ujar Jufri.

(bis/imk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Bent Arfa [admin Jualcytotecmisoprostol.com]